kalian pernah merasa jenuh??
kalian pernah merasa muak??
kalian pernah merasa ketika muak dan jenuh bercampur jadi satu???
itulah apa yang saya rasakan sekarang!!
saya muak dan jenuh dengan kehidupan saya...
saya muak dan jenuh dengan sekeliling saya...
saya muak dan jenuh dengan semua orang termasuk anda!! ya...anda yg saat ini sedang membaca apa yang saya tulis!!!
saya lelah dan ingin berteriak!!
saya letih...saya ingin menangis dipangkuan seseorang dan menumpahkan semua isi hati saya...
saya lelah berdiri sendirian...saya butuh seseorang...
kenapa ketika kalian sedih saya harus bersusah payah menghibur kalian???
kenapa ketika kalian terpuruk saya harus berjuang menyemangati kalian??
kenapa ketika kalian sakit saya harus berlari lari menolong kalian??
kenapa harus sebegitu besar perhatian dan kasih sayang saya untuk kalian???
dan kenapa ketika saya membutuhkan kalian tidak ada satu orang pun yang mau berlari lari dan bersusah payah untuk saya??? kenapa?!?!?!?!
saya tidak butuh basa basi kalian!!!
saya tidak butuh omongan kalian!!!
saya butuh kalian hadir di sisi saya dan menggenggam tangan saya serta meyakinkan saya bahwa semua nya akan baik baik saja!!
saya cuma bisa berpesan...
jangan pernah heran dan menyalahkan ketika kalian menemukan seorang saya yang hangat dan penuh kasih sayang tiba-tiba berubah menjadi es yang dingin dan tidak memiliki perasaan!!!
Jumat, 29 Oktober 2010
Sabtu, 25 September 2010
Rintihku...

memilih untuk dicintai daripada mencintai ternyata tidak selamanya menyenangkan...
huff...
seandainya aku mempunyai rasa yg sama atau mungkin sedikit saja rasa untuk dia...
tapi tidak ada...nihil...hambar...
atau mungkin aku sudah tak mempunyai rasa terhadap siapapun...mati rasa...
astagaaaa...
sepertinya memang seperti itu keadaan nya...
aku harus apaaaa?? harus bagaimana??
bisa gila aku lama-lama kalau selamanya aku tidak bisa mempunyai perasaan terhadap siapapun lagi...
tapi itu kenyataannya...kenapa sebegitu kuat Tuhan menutup hatiku??
atau memang tanpa aku sadari aku yang memilih untuk seperti ini...
bisa kalian bayangkan...sampai kapan aku dan kehampaan ini akan berdampingan??
sampai kapan aku dan rasa yang mati ini akan berjalan bersama melewati waktu??
demi Tuhan aku menyesal!!!
bahkan ketika hati ini mendapatkan sedikit gejolak romansa dari sosok manusia baru...
tetap saja semua itu semakin lama semakin seperti menggenggam gumpalan kabut putih...
lepas begitu saja tanpa meninggalkan jejak...bahkan tanpa meninggalkan rasa apapun...
kenapa hampa itu ada??
aku tidak mau lagi bertanya pada Tuhan!! aku juga enggan bertanya dengan waktu...percuma...
dan demi Tuhan aku tidak mau bertanya dengan siapapun!!
apa?? bagaimana?? kenapa?? aku muak berkutat dengan semua pertanyaan...
aku cuma memiliki satu permintaan untuk Tuhan...
biarkan Dia yang nanti akan Engkau hadirkan untukku menyentuh hati ini...
beri Dia kesanggupan untuk memberi nyawa baru kepada sang hati yang begitu lama mati...
batin ini berontak ya Tuhan...batin ini bertarung melawan kaki dan hati yang tidak mau beranjak dari kesuraman...
berjuang menemukan sebuah rasa yang hilang...
dan aku mengakui dengan murka yang sangat besar bahwa aku mulai lupa bagaimana mencintai...
aku salah...benar aku mengakui aku salah...memilih untuk hidup dengan kesakitan yang tidak wajar...
tapi aku menyesal...aku mohon...cabut kutukan yang telah Kau jatuhkan padaku Tuhan...
bawa pergi semua sakit dan gelap yang merantaiku...aku mohon...
aku bersumpah aku tidak sanggup lagi...aku ingin membakar isi otakku...
aku merintih padaMu Tuhan...tolong aku...
ketika aku sadar...
bahwa saat ini aku hanya ingin bersama dengan seseorang yang bisa membuatku tertawa...seseorang yang ketika aku bertemu dengannya maka aku tidak menginginkan laki-laki lainnya selain dia...
dan mengatakan padaku bahwa butuh perjalan yang panjang untuk sampai disini...tapi inilah aku sekarang...dihadapanmu...
seseorang yang akan menggenggam tanganku untuk melangkah bersamaku...bukan yang dengan gagah menunjukkan kemana aku harus melangkah...
dan aku yakin Dia akan datang untukku dengan caraMu...
aku lelah...tapi aku bersumpah bahwa aku tidak akan mundur dan menoleh kebelakang...
biar lelah ini yang menjadi cambuk untukku...
lelah ini yang akan menjadi penunjuk jalanku...
dan lelah ini yang akan membuktikan bahwa jauh di dalam lubuk hatiku aku masih mempunyai sedikit rasa cinta....
serta lelah ini yang akan membimbingku hingga aku menemukan bahwa aku tidak akan memilih untuk bertahan dalam kesendirian...
dan ketika masa itu datang...aku akan menyambut laki-laki itu bagaikan tawanan yang dilepaskan ke pesisir pantai...yang menghirup semua udara kebebasan yang dibawanya...
dan membenamkan semua sakit dan kelam dalam pasir-pasir masa lalu...
aku tidak akan menyesal Tuhan...karna apapun yang telah terjadi pasti harus aku lewati...dengan jalan cerita yang bagaimanapun...karna jika aku mengingkari takdirMu aku adalah kafir!!
saat ini...detik ini aku bersimpuh dikakiMu...
jika memang Kau telah menemukan Dia yang tepat untukku...
jangan terlalu panjang jalan yang Kau tunjukkan padanya untuk menemuiku...
karna Kau Tuhan...aku mulai lelah...
Silvya
Senin, 21 Juni 2010
Penyakit!!!
males ke kampus!!
mengantuk terus!!
lapar terus!!
murung terus!!
hilang semangat!!
halaaaaaaaaahhh....
pengen salto belakang di fly over!!!
mengantuk terus!!
lapar terus!!
murung terus!!
hilang semangat!!
halaaaaaaaaahhh....
pengen salto belakang di fly over!!!
Minggu, 02 Mei 2010
siapa kamu...siapa saya...dan siapa mereka...
ketika memutuskan untuk menulis lagi sebenarnya otak saya sedang kosong dan tidak punya ide sama sekali...
tapi ketika saya teringat sebuah moment tadi malam saya pun merenung...dan lampu di kepala saya kembali menyala!! :D
saya tiba-tiba teringat banyak peristiwa dimana kita membagi tawa dan tangis bersama...
saling menyeka air mata satu sama lain sambil bergenggaman erat dan berkata "kita akan seperti ini selamanya"...entah itu air mata bahagia atau air mata sakit karna kenyataan yang tidak bisa kita terima...
"kita"...
bahagia karna "kita" saling memiliki...
bahagia karna "kita" saling mengisi...
bahagia karna "kamu" ada untuk "saya"..."saya" ada untuk "kamu"...dan "mereka" ada untuk "kita"...
atau...
kenyataan bahwa "kamu" dan "saya" saling menyakiti...
kenyataan bahwa "kamu" dan "saya" saling menghianati...
dan kenyataan bahwa "mereka" meninggalkan "kita"...
siapa "kamu"..."kamu" adalah seseorang yang seharusnya mendampingi "saya"...
yang menggenggam tangan "saya"...dan menyediakan dadanya ketika "saya" butuh sebuah sandaran...
siapa "saya"..."saya" adalah orang yang selalu ingin mendampingi "kamu"...menjadi tongkat ketika langkahmu mulai terasa berat...menjadi tameng ketika kepedihan berusaha menjamahmu...dan menjadi penawar ketika sakit menyentuhmu...
siapa "mereka"..."mereka" adalah sahabat...yang mendengarkan keluh "kita"...mengisi hidup "kita" dengan tawa dan cerita...membagi duka dan suka nya bersama "kita" tanpa pamrih...
"mereka" adalah "saya" ketika "saya" tidak ada untuk "kamu"...
"mereka" adalah "kamu" ketika "kamu" tidak ada untuk "saya"...
ibarat warna...
"saya" adalah hitam..."kamu" adalah putih...dan "mereka" adalah abu-abu...
"saya" adalah merah..."kamu" adalah kuning...dan "mereka" adalah orange...
"saya"...tanpa "kamu" "saya" akan tetap menjadi "saya"...
tapi tanpa "mereka" "saya" bukan apa-apa...
begitu juga sebaliknya...
"saya" masih bisa tersenyum ketika "kamu" lebih memilih "mereka" daripada "saya"...
tapi "saya" menangis ketika "kamu" lebih memilih dirimu tanpa memandang "mereka"...
mungkin saat ini "saya" dan "kamu" sudah tidak ada...tapi "mereka" selalu ada untuk "kamu" dan "saya"...
ketika "saya" mendengar bahwa "kamu" menjauhi "mereka" hati "saya" perih...
apa "kamu" lupa siapa "kamu" seandainya "mereka" tidak ada??
"kamu" bukan siapa-siapa tanpa "mereka"...
siapa "mereka"...
"mereka" teman "kamu"...teman "saya"...
orang-orang yang pernah berjasa pada "kita"...
yang pernah mendampingi "kita"...
pernah memberi "kita" kekuatan...
bahkan ketika "kamu" dan "saya" sudah tidak menjadi "kita"...
akhir kata...
"saya" bersyukur karna "saya" masih memiliki "mereka"...
walaupun "saya" dan "kamu" sudah tidak menjadi "kita"...
tapi ketika saya teringat sebuah moment tadi malam saya pun merenung...dan lampu di kepala saya kembali menyala!! :D
saya tiba-tiba teringat banyak peristiwa dimana kita membagi tawa dan tangis bersama...
saling menyeka air mata satu sama lain sambil bergenggaman erat dan berkata "kita akan seperti ini selamanya"...entah itu air mata bahagia atau air mata sakit karna kenyataan yang tidak bisa kita terima...
"kita"...
bahagia karna "kita" saling memiliki...
bahagia karna "kita" saling mengisi...
bahagia karna "kamu" ada untuk "saya"..."saya" ada untuk "kamu"...dan "mereka" ada untuk "kita"...
atau...
kenyataan bahwa "kamu" dan "saya" saling menyakiti...
kenyataan bahwa "kamu" dan "saya" saling menghianati...
dan kenyataan bahwa "mereka" meninggalkan "kita"...
siapa "kamu"..."kamu" adalah seseorang yang seharusnya mendampingi "saya"...
yang menggenggam tangan "saya"...dan menyediakan dadanya ketika "saya" butuh sebuah sandaran...
siapa "saya"..."saya" adalah orang yang selalu ingin mendampingi "kamu"...menjadi tongkat ketika langkahmu mulai terasa berat...menjadi tameng ketika kepedihan berusaha menjamahmu...dan menjadi penawar ketika sakit menyentuhmu...
siapa "mereka"..."mereka" adalah sahabat...yang mendengarkan keluh "kita"...mengisi hidup "kita" dengan tawa dan cerita...membagi duka dan suka nya bersama "kita" tanpa pamrih...
"mereka" adalah "saya" ketika "saya" tidak ada untuk "kamu"...
"mereka" adalah "kamu" ketika "kamu" tidak ada untuk "saya"...
ibarat warna...
"saya" adalah hitam..."kamu" adalah putih...dan "mereka" adalah abu-abu...
"saya" adalah merah..."kamu" adalah kuning...dan "mereka" adalah orange...
"saya"...tanpa "kamu" "saya" akan tetap menjadi "saya"...
tapi tanpa "mereka" "saya" bukan apa-apa...
begitu juga sebaliknya...
"saya" masih bisa tersenyum ketika "kamu" lebih memilih "mereka" daripada "saya"...
tapi "saya" menangis ketika "kamu" lebih memilih dirimu tanpa memandang "mereka"...
mungkin saat ini "saya" dan "kamu" sudah tidak ada...tapi "mereka" selalu ada untuk "kamu" dan "saya"...
ketika "saya" mendengar bahwa "kamu" menjauhi "mereka" hati "saya" perih...
apa "kamu" lupa siapa "kamu" seandainya "mereka" tidak ada??
"kamu" bukan siapa-siapa tanpa "mereka"...
siapa "mereka"...
"mereka" teman "kamu"...teman "saya"...
orang-orang yang pernah berjasa pada "kita"...
yang pernah mendampingi "kita"...
pernah memberi "kita" kekuatan...
bahkan ketika "kamu" dan "saya" sudah tidak menjadi "kita"...
akhir kata...
"saya" bersyukur karna "saya" masih memiliki "mereka"...
walaupun "saya" dan "kamu" sudah tidak menjadi "kita"...
Senin, 11 Januari 2010
buat semua teman...
g harus jadi batu karang agar org" tau kalo kita kuat...
g mesti jadi batu agar org" ngerti kalo kita keras...
dan g harus jadi sehelai bulu agar org" paham kalo kita halus dan rapuh...
hidup tuh penuh pelajaran...kamu g akan pernah dewasa dan tau sakitnya hidup kalo kmu g bisa metik hikmah dari semua nya...
semua org pasti ngalamin proses metamorfosa...
masalah bukan buat ditinggal lari tapi buat dipecahin...
semua org merangkak dari bawah kok kalo mau bahagia pada akhir nya...
g mesti jadi batu agar org" ngerti kalo kita keras...
dan g harus jadi sehelai bulu agar org" paham kalo kita halus dan rapuh...
hidup tuh penuh pelajaran...kamu g akan pernah dewasa dan tau sakitnya hidup kalo kmu g bisa metik hikmah dari semua nya...
semua org pasti ngalamin proses metamorfosa...
masalah bukan buat ditinggal lari tapi buat dipecahin...
semua org merangkak dari bawah kok kalo mau bahagia pada akhir nya...
bersama sahabat
menyenangkan...
mengahabiskan waktu sampai matahari menampakkan batang hidungnya...
walaupun harus menikmati tertidur d sofa ohlala...
hahahahaha...
tertawa-tawa...
bercerita...saling menghina...
bercengkrama...
sedikit bercerita tentang isi hati...
menikmati secangkir lemon tea panas...
menyenangkan memiliki mereka dalam hidup saya...
sambil memandang mereka dan berkata dalam hati...
indah nya masih memiliki usia 20 tahun...
lebih sedikit beban...
lebih sedikit tanggung jawab...
tapi salah satu dari mereka menyebalkan!!
yg rambutnya keriting...bermata sipit...berhidung sedikit lebar...
hahahahhahaha...
mengahabiskan waktu sampai matahari menampakkan batang hidungnya...
walaupun harus menikmati tertidur d sofa ohlala...
hahahahaha...
tertawa-tawa...
bercerita...saling menghina...
bercengkrama...
sedikit bercerita tentang isi hati...
menikmati secangkir lemon tea panas...
menyenangkan memiliki mereka dalam hidup saya...
sambil memandang mereka dan berkata dalam hati...
indah nya masih memiliki usia 20 tahun...
lebih sedikit beban...
lebih sedikit tanggung jawab...
tapi salah satu dari mereka menyebalkan!!
yg rambutnya keriting...bermata sipit...berhidung sedikit lebar...
hahahahhahaha...
Langganan:
Postingan (Atom)